Qurban sapi atau kambing memang bukan hal yang baru bagi umat muslim, ini merupakan kegiatan ibadah rutin tahunan . Tapi, masih banyak dari mereka yang tidak tahu bagaimana tata cara qurban yang baik dan benar. Walau banyak orang yang berkurban, masih jarang orang yang tahu pelaksanaan dan tata cara qurban sapi yang baik dan benar.
Tata Cara Qurban Sapi
Melaksanakan ibadah kurban tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan asal-asalan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukannya. Nah artikel ini akan menjelaskan sedikit tentang tata cara pelaksanaannya.
Siapkan Sapi yang Sesuai dengan Syaratnya
Pertama sudah pasti harus disiapkan dulu hewan qurbannya dalam hal ini adalah sapi. Sapi yang akan diqurbankan harus sesuai dengan syarat-syarat hewan qurbannya. Jika tidak maka tidak akan syah kurban orang tersebut.
Siapkan Tukang Potong Sapi
Tukang potong sapi ini tidak bisa dipilih sembarang orang. Orang yang akan memotong hewan kurban ini adalah orang yang benar-benar paham akan agama dan tata cara pemotongan hewan qurban. Jika tidak maka pelaksanaannya akan kurang baik.
Baca Doa
Sebelum mulai memotong hewan qurban maka salah satu hal yang penting dan wajib dilakukan adalah membaca doa. Doa yang dibaca ini biasanya adalah diawali degan takbir terlebih dahulu lalu dengan baca penyembelihan atas nama Allah dan di khususkan untuk orang yang akan berkurban sapi tersebut.
Rebahkan Sapi
Setelah memilih sapi dengan kriteria sehat, berumur minimal 2 tahun, diutamakan jantan, maka sapi itu dibawa ke tempat penyembelihan. Biasanya sapi diantarkan ke tempat penyembelihan tidak pas hari H tapi dikirim di hari-hari sebelumnya.
Ketika Idul Adha sudah tiba, maka rebahkan sapi untuk dilakukan penyembelihan. Biasanya, untuk merebahkan sapi dibutuhkan bantuan banyak orang karena bobot sapi bisa mencapai berkali kali lipat bobot manusia.
Arahkan Ke Kiblat
Setelah direbahkan, penyembelih harus memastikan bahwa ia harus menghadap ke arah kiblat. Tak hanya penyembelihnya saja tapi sapi juga harus diarahkan menghadap ke kiblat Hal itu sesuai dengan peraturan Islam dan beberapa hadits.
Potong Urat Nadi
Langkah dan tata cara qurban sapi yang selanjutnya adalah memotong urat nadi sapi serta kerongkongan sapi yang ada di sebelah kiri kanannya. Pemotongan urat nadi ini untuk membuat sapi mati. Penyembelihan harus menggunakan benda tajam agar sapi langsung mati.
Alat yang digunakan oleh si penyembelih ini harus benar-benar tajam agar tidak menyakiti sapi. Hal ini juga menjadi salah satu bagian penting yang harus diperhatikan. Penyembelih harus memastikan bahwa urat nadi leher sapi tersebut terpotong dengan baik.
Pemisahan Daging Sapi
Sapi yang sudah terpotong tapi, setiap bagian dari daging dan bagian-bagiannya harus dipisahkan antara bagian yang satu dan lainnya. Bagian daging, jeroan, kulit dan lainnya harus dipisahkan. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses pembagiannya nanti.
Daging sapi ini akan di bagikan kepada khalayak masyarakat sekitar berdasarkan sunah nabi dan hadits nabi SAW.
Pembagian Daging Sapi
Setelah daging sapi selesai dipisahkan dan di cuci semua bagiannya dengan baik dan bersih, maka tata cara qurban sapi selanjutnya tinggal proses pembagiannya. Menurut beberapa keterangan bahwa pembagian daging sapi ini dibagi menjadi 3 bagian.
Orang yang berkurban mendapatkan 1/3 atau 30%, pakir miskin mendapatkan 1/3 atau 3% bagian dan 1/3 atau 30% sisanya dibagikan untuk para tetangga yang kaya raya agar merasakan daging kurban tersebut.
Jika Bapak / Ibu sedang mencari sapi untuk qurban bisa menghubungi admin kami belisapi.id melalui tombol whatsapp dibawah ini, kami akan membantu dengan senang hati sesuai kebutuhan..

